Kuliner Bandung yang Favorit

Kuliner Bandung yang Favorit - Anda Pecinta Kuliner? Datang dan Nikmati Ragam Kuliner Bandung!
Sejak zaman dulu Bandung terkenal dengan surganya para pecinta makanan atau kuliner. Bandung memiliki banyak makanan khas yang wajib dicoba oleh penggemar kuliner. Banyak sekali makanan khas yang dapat ditemui saat berkunjung ke kota Bandung. Nah, ingin tahu apa saja makanan khas Bandung yang enak dan menggoyang lidah para penikmat kuliner.

Nasi Tutug Oncom


Sebagian orang pasti pernah mencoba nasi uduk dan nasi kuning. Tapi sudah pernahkah mencicipi nasi dicampur oncom? Dari nama makanan itu terdengar sederhana karena menggunakan oncom. Makanan itu adalah kuliner Bandung yang banyak dicari masyarakat dan wisatawan. Nasi tutug oncom sudah populer dan mudah ditemukan di berbagai food court dan restoran yang menyediakan menu khas sunda.

Sesuai dengan nama makanannya, nasi dimasak dengan memasukkan campuran oncom ke dalamnya. Para penjual nasi tutug oncom membungkusnya menggunakan daun pisang. Daun pisang dan oncom dibakar dan membuat wangi nasi tutug oncom. Nasi tersebut akan lebih terasa nikmat disajikan saat hangat. Sebab aroma khas nasi masih tercium. Menu lain menemani nasi tutug oncom adalah ayam goreng, tahu, tempe, dan sayur khas Sunda.

Peuyeum Bandung
 

Berbicara kota Bandung tidak akan lengkap jika belum berbicara tentang berbagai kuliner yang khas kota kembang. Di setiap penjuru kota kembang terdapat beragam makanan yang harus dicoba. Peuyeum Bandung atau disebut dengan tape adalah makanan khas dari tatar Pasundan. Peuyeum bahan dasarnya dibedakan jadi dua jenis. Pertama, bahan dasar terbuat dari singkong. Peuyeum tersebut sering dijumpai di toko oleh-oleh. Kedua, bahan dasarnya dari beras ketan yang difermentasikan. Peuyeum dijual dengan digantungkan di langit-langit warung yang bagian depan di pinggir jalan. Ada juga penjual peuyeum keliling. Namun sekarang ini penjual peuyeum keliling jarang ditemui.

Berdasarkan sejarah, orang Bandung pada jaman dahulu memanfaatkan tanaman singkong yang tumbuh di Bandung. Kemudian tanaman tersebut diolah menjadi peuyeum. Masyarakat Bandung yakin peuyeum berkhasiat untuk menghangatkan tubuh. Khasiat peuyeum didapatkan dari hasil fermentasi. Kata peuyeum asalnya dari bahasa Sunda. Peuyeum disebut juga dengan tape singkong. Cara pembuatan peuyeum cukup mudah. Singkong yang telah dibersihkan lalu dikukus hingga matang. Kemudian ketika dingin cukup ditaburi ragi dan disimpan di tempat yang tertutup. Waktu fermentasi sekitar 2-3 hari.

Peuyeum selalu identik dengan kota kembang. Jadi apabila para wisatawan dari dalam dan luar negeri, di saat liburan selalu membeli kudapan khas dari Bandung ini untuk oleh-oleh. Tidak hanya wisatawan yang menyukai peuyeum. Namun, orang Bandung menjadikan peuyeum sebagai makanan ringan saat sedang santai. Dijadikan buah tangan atau oleh-oleh ketika mengunjungi kerabat luar kota Bandung. Peuyeum tidak berasal dari Bandung saja. Namun, di daerah sekitar Jawa Barat pun banyak yang membuat peuyeum. Ada juga yang menjadikan peuyeum menjadi makanan khas mereka. Namun, banyak orang ataupun wisatawan lebih mengetahui peuyeum dengan nama Peuyeum Bandung. Jika berkunjung atau berwisata ke Bandung jangan lupa untuk mencoba makanan tradisional kota Bandung ini. jika berkunjung ke Bandung dapat membeli peuyeum khas dari Bandung di toko oleh-oleh di sekitar terminal Cileunyi atau Leuwipanjang.

Seblak Basah


Bandung memiliki makanan yang unik, salah satunya adalah seblak basah. Bentuk, tekstur, dan rasa seblak basah yang unik membuat penikmat kuliner ingin terus menyantap seblak basah. Seblak basah terbuat dari bahan dasar kerupuk aci yang direbus atau dikukus. Kemudian di tumis bersama bumbu yang telah dihaluskan. Seblak basah disajikan dalam keadaan sedikit kenyal dan berair. Makanan khas Bandung tersebut mempunyai berbagai macam bentuk. Ada yang bundar pipih dan kecil memanjang, atau bentuk lain disesuaikan dengan selera penjual. Seblak basah terkadang diolah dengan cara lainnya atau di kreasikan dengan makanan yang lain. Kerupuk aci di tumis ditambah telur, sayuran, mie, bakso, seafood, sosis, dan kwetiau goreng. Jajanan tersebut banyak digemari oleh masyarakat Bandung dan wisatawan. Rasanya yang enak, murah, dan dapat mengenyangkan. Harga satu porsi sekitar Rp 5.000. Makanan tersebut dapat dijumpai di area sekolah, pusat perbelanjaan, dan kampus di Bandung.

Selain seblak basah, ada juga seblak kering. Bahan dasar untuk membuatnya sama yaitu kanji. Namun proses pengolahannya yang berbeda. Caranya digoreng dengan minyak yang setengah panas. Sehingga teksturnya keras dan renyah. Seblak kering sering dijadikan oleh-oleh para wisatawan saat mampir ke Bandung. Seblak basah sangat cocok dimakan saat udara Bandung terasa dingin. Sesuai dengan rasa seblak basah yang pedas, gurih, dan kenyal. Jika ingin mencoba seblak dengan beragam macam dapat pergi ke kedai Raja Seblak yang berada di Soreang. Selain menyajikan seblak basah, ada juga seblak ceker, seblak kikil, seblak tulang, seblak telur puyuh, seblak makroni, dan lainnya.

Bandrek dan bajigur
travelling agen in bandung, agen pariwisata dan perjalan di bandung


Bandrek dan bajigur merupakan minuman tradisional tatar Priangan. Racikannya dari bahan dasar jahe. Jahe dipercaya dapat menghangatkan tubuh. Cocok diminum saat sedang hujan, saat malam hari, dan udara dingin. Bahan utama dari bandrek dan bajigur yakni jahe. Namun ada beberapa perbedaan yaitu cara pembuatan dan terdapat tambahan bahan pada pelengkapnya. Bandrek pada umumnya diracik dari jahe serta gula merah. Namun, di daerah tertentu ada yang menambahkan rempah-rempah. Supaya memperkuat efek hangatnya, seperti merica, pandan, serai, dan telur ayam kampung. Susu juga bisa ditambahkan bergantung pada selera. Selain untuk menghangatkan tubuh, banyak dipercaya bahwa bandrek bisa menyembuhkan penyakit, seperti sakit pada tenggorokan. Minuman khas Bandung ini hanya diminum orang dewasa karena panas dari minuman tersebut tidak cocok untuk kesehatan anak kecil.

Sekarang bagaimana dengan minuman bajigur? Selain jahe, minuman khas Bandung ini nikmat dicampur dengan santan, bubuk vanili, dan garam. Bagi yang tidak menyukai rasa pedas akan lebih suka terhadap bajigur daripada bandrek. Minuman khas Bandung bajigur dan bandrek biasanya dijual dengan gerobak di dalamnya terdapat kompor yang menyala. Supaya pembeli dapat menyantap dalam kondisi yang masih hangat. Ditambahkan dengan sedikit kolang-kaling diiris tipis dan serutan kelapa muda. terkadang penjual tidak hanya menjual minuman itu saja tetapi juga menyediakan kudapan yang lain.

Seiring dengan perkembangan, bajigur dibuat dalam siap saji. Berupa bubuk lalu tinggal diseduh dengan air hangat. Tujuannya adalah bisa dinikmati dengan praktis dan tanpa repot untuk membuatnya dengan cara tradisional. Kepopuleran minuman bandrek membuat minuman tersebut tersedia dalam kemasan bubuk instan dengan berbagai merk. Terkadang minuman instan tersebut dikombinasikan dengan kopi. Selain dijual keliling, bandrek dan bajigur bisa ditemukan di pusat oleh-oleh. Para pelanggan dapat menikmati bersama dengan aneka gorengan, seperti pisang goreng, nanas goreng, dan nangka goreng. Pusat oleh-oleh khas Bandung yang menyediakan minuman tradisional tersebut ada di jalan Cihanjuang, Cimahi. Selain minuman tersebut, wisata kuliner khas Bandung atau sering dijuluki Paris van Java ini adalah Brownies dan Serabi.

Untuk informasi dan pemesanan SEWA MOBIL DAN BUS PARISWISATA SERTA PAKET WISATA  Bandung lainnya, silahkan hubungi kami di alamat dan kontak di bawah ini:
Jln. Terusan Jakarta, Ruko Puri Dago Kav. 20 Antapani Bandung (Dekat Terminal Antapani Bandung)
Office    : 022 8778 8660
XL         : 0877 2287 2335
Simpati : 0821 2663 3769
BBm      : 2AED3A03
W A       : 0821 2663 3769
Email     : armanpasaman@gmail .com
Yahoo     : armanpasaman@ymail.com

Tidak ada komentar